Kemenkes: Varian B.1.1.7, B.1.617, dan B.1.351 Sudah Masuk Indonesia

 

 

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan bahwa tiga varian virus corona dari luar negeri kini telah masuk di Indonesia. Ketiganya yakni varian B.1.1.7 asal Inggris, varian mutasi ganda B.1.617 asal India, serta B.1.351 yang berasal dari Afrika Selatan. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan, ada varian B.1.617 ditemukan pada dua kasus positif Covid-19 di Jakarta.

Akibatnya, kini ada 16 kasus positif Covid-19 yang ditemukan akibat penularan dari tiga varian mutasi itu. Belasan kasus tersebut telah dilaporkan Budi kepada Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas pada Senin. “Tadi juga sudah dilaporkan kepad Bapak Presiden karena sudah ada mutasi baru yang masuk, yaitu mutasi dari India. Ada dua insiden (penularan dari India) yang sudah kita lihat dua-duanya di Jakarta dan satu insiden dari Afrika Selatan itu ada di Bali,” ujar Budi dalam siaran langsung konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden. “Jadi selain mutasi dari Inggris yang sekarang sudah ada 13 insiden, (kemudian) sudah ada 2 mutasi dari India masuk dan 1 mutasi dari Afrika Selatan,” kata dia.

Budi tidak mengungkapkan mutasi-mutasi tersebut masuk sebagai kategori varian of concern atau mutasi yang memang sangat diperhatikan oleh organisasi kesehatan dunia (WHO). “Karena penularannya relatif lebih tinggi ini harus kita jaga. Mumpung masih sedikit karena mereka pasti akan segera menyebar karena penularannya relatif lebih tinggi dibandingkan yang lain,” kata Budi. “Adalah tugas kita bersama untuk segera melakukan isolasi untuk yang terkena, disiplin melakukan testing, tracing untuk kontak erat dari daerah sekitarnya,” tuturnya.

Budi pun mengingatkan masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak secara disiplin. Menurut Budi, apapun virusnya dan seperti apapun mutasinya akan bisa dicegah penularannya apabila protokol kesehatan diterapkan secara maksimal. “Itu sebabnya ksnapa saya akan terus-menerus mengingatkan bawa disiplin protokol kesehatan itu harus dijalankan oleh kita semua di manapun kita berada,” ucap Budi.

BERJAGA-JAGALAH DAN BERDOALAH

WASPADA, WASPADALAH TERHADAP PENYEBARAN VIRUS CORONA, JAGALAH KESEHATAN, TETAP BERDOA, BAWAHLAH DIRIMU DATANG DIBAWAH KAKI TUHAN YESUS KRISTUS  WASPADA, WASPADALAH TERHADAP PENYEBARAN VIRUS CORONA, JAGALAH KESEHATAN, TETAP BERDOA, BAWAHLAH DIRIMU DATANG DIBAWAH KAKI TUHAN YESUS KRISTUS

Pemerintah pusat telah mengeluarkan perintah kepada seluruh rakyat indonesia mulai dari kota sampai ke daerah-daerah, agar selalu waspada terhadap penyebaran virus corona, karena untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus corona ini butuh kerja sama kita sebagai rakyat dengan pemerintah, jangan abaikan protokol kesehatan dan ikutilah vaksinasi yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, karena pemerintah adalah wakilnya Allah

1. Penting untuk mendapatkan vaksin, sebagai warga negara yang baik, seharusnya selalu mengikuti apa yang tetapkan oleh pemerintah.

Perlu diketahui bahwa, Firman Tuhan ” Karena pemerintah adalah hamba Allah untuk kebaikanMu, tetapi jika engkau berbuat jahat, takutlah akan dia, karena tidak percuma pemerintah menyandang pedang, pemerintah adalah hamba Allah untuk membalaskan murka Allah atas mereka yang berbuat jahat” (Roma 13:4).

Sebagai warga negara yang baik ikutilah semua peraturan-peraturan, ketetatan-ketetapan yang sudah di tetapkan oleh pemerintah, karena dengan melakukan perlawanan pasti ada konsekwensi yang akan di berikan kepada orang tersebut.

2. Selalu memakai masker dimanapun engkau berada, karena dengan memakai masker menggurangi kuman yang masuk melalui mulut dan hidung, karena itu tetaplah mempergunakan masker yang baik sesuai dengan anjuran Depertemen kesehatan, baik ditempat terkutup maupun di tempat terbuka harus mekakai masker, dan mencari masker yang sesuai dengan ketentuan kesehatan 

Memakai masker atau menutup mulut dan hidup sangat penting, karena udara yang disekitar kita , sudah terpengaru dengan kepanasan global, suhu udara akibat pembakaran hutan, pencemaran air, pencemaran lingungan dan asap yang keluar dari kenalpot kenderaan, dan penyebaran virus corona, hal ini yang mengakibatkan kita harus memakai masker dimanapun kita berada, saatnya membiasakan diri untuk hidup sehat.

3. Selalu menncuci tangan, dengan rutin mencuci tangan sangat baik, karena kita kadang tidak sadar memeggang benda yang disekitar kita, karena perlu untuk mencuci tangan dengan sabun dan dengan air yang mengalir

sebagai pengikut Tuhan Yesus Kristus, kita harus menjadi teladan dan contoh bagi orang-orang yang disekeliling kita, harus menjadi garam dan terang dunia, Firman Tuhan dengan jelas menyatakan bahwa, ” Ia harus membasuh tubuhnya dengan air di suatu tempat yang kudus dan mengenakan pakiannya sendiri, lalu ia harus keluar dan mempersembahkan korban bakarannya sendiri dan korban bakaran bangsa itu, dengan demikian ia mengadakan pendamain baginya sendiri dan bagi bangsa itu” (Imamat 16:24)

4. Menjaga jarak dan jauhilah dari kerumunan, virus yang sementara ini tersebar itu, yang paling muda terkena yaitu manusia, karena itu kita harus jaga jarak dan jangan kita berkerumun.

Dengan kondisi dan situasi yang terjadi sekarang ini, perlu kita waspada dan tetap meminta tuntunan Tuhan, agar pelayanan dan penjangkawan tetap berjalan dengan baik, karena Firman Tuhan berkata,

Jawab Yesus kepadanya: ” Kasihlah Tuhan, Allahmu, dengan segenp hatimu  dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. dan hukum yang kedua, yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi”. (Matius 22:37-40)