GENERASI ANAK PANAH

 Alkitab menyatakan seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda. Berbahagialah orang yang telah membuat penuh tabung panahnya dengan semuanya itu. Ia tidak akan malu , apabila ia berbicara dengan musuh-musuh di pintu gerbang ( Mazmur 127:4-5) Berbahagialah orang yang selalu mencari wajah Tuhan dan mengandalkan Tuhan, ia akan seperti anak-anak panah yang sudah dipersiapkan diarahkan. Kunci agar menjadi generasi anak panah ialah, berilah telingamu untuk mendengar segala nasehat dan relakanlah dirimu untuk di didik, artinya mau terus belajar dan mencari tahu hal-hal yang menyenangkan hati

Tuhan Yesus Kristus

Bagaimana Membangun Generasi Anak Panah

  1. Orang Tua dalam Mendidik Anak-anak

Terkadang orang tua merasa bahwa pelajaran di sekolah dan di gereja khususnya di sekolah minggu sudah cukup untuk membekali kerohanian anak-anaknya, tetapi justru peranan orang tua sangat penting dalam pembentukan kerohanian anak, orang tua mempunyai tanggung jawab untuk mengarahkan, membimbing, mendididik dan menasehati anak-anaknya supaya mereka selalu dan senantiasa menggutamakan Tuhan. Dalam Alkitab menyatakan bahwa Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hatisesuai dengan segala yang tertulis didalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung. (Yosua 1:8)

Sebagai orang tua selalu menggingatkan kepada anak perintah-perintah dan ketetapan-ketetapan yang sudah Tuhan tetapkan dalam Alkitab, dan selalu ikutilah teladan-teladan yang baik, karena apa yang tertulis dalam Alkitab menggingatkan dan ada janji Tuhan dan didalam Tuhanlah engkau akan mendapatkan hidup yang kekal.

Jika anak –anak melakukan apa yang disampaikan oleh orang tua dan selalu taat dan setia melakukan apa yang Tuhan Yesus Kristus perintahkan, engkau seperti anak panah ditangan Tuhan dan engkau akan melakukan perkara-perkara yang besar dan apapin yang engkau perbuat semuanya berhasil, karena Tuhan Yesus Kristus selalu dan senantiasa bersama-sama dengan engkau.

 

2. Orang Tua Menjadi contoh dan Telandan bagi Anak

Dengan perubahan zaman seperti sekarang ini, terkadang membuat anak-anak memiliki keinginan untuk menentukan masa depannya sendiri, tetapi disinilah orang tua harus menunjukan bahwa mereka mampu untuk mengarahkan anak-anak mereka kepada jalan yang benar, tentunya orang tua harus menjadi contoh dan teladan yang baik, dengan jalan membuat Mesbah Doa dalam keluarga dan selalu merenungkan firman Tuhan siang dan malam, dalam Alkitab menyatakan bahwa takut akan Tuhan adalah permulaan hikmat penhetahuan,  menjadi orang tua yang baik dan menjadi teladan,  bagaimanapun  orang tua tetap memegang peranan penting untuk mengarahkan masa depan anak melalui teladan hidup, dalam Alkitab juga menyatakan kepada Bapak-bapak, Hai bapak-bapak jangan sakiti hati anakmu, supaya jangan tawar hati (Kolose 3:21) dan firman kepada anak-anak, Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal, karena itulahyang indah didalam Tuhan (Kolose 3:20)

      Sebagai orang tua lakukanlah tanggung jawabmu sebagai orang tua, mendoakan, mengarahkan kepada jalan yang benar, dan Tuhan akan melakukan bagiannya yaitu memberikan damai sejatera bagi kita semua dan yakin dan percaya bahwa Tuhan akan melakukan yang luar biasa yang tidak perna timbul dalam hati semuanya akan Tuhan sediakan bagi orang yang selalu mencari wahja-Nya.

 

 

 

 

 

Keluarga yang menjadi teladan atau contoh

Melibatkan Tuhan Yesus dalam sebuah keluarga, ini sangat penting untuk dilakukan, ada tokoh dalam Alkitab yang memperlakukan keluarga selalu mencintai Tuhan, apapun yang terjadi tetap berggantung kepada Tuhan, ia adalah Nabi Nuh, dimana Nabi Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela diantara orang-orang sesamanya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah.

Jika dalam keluarga selalu hidup bergaul dengan Allah pasti perjalanannya akan berhasil,apapun itu  tangangan, permasalahan, persoalan pasti ada, tetapi intinya tetap bersandar, berharap dan berggantung kepada Tuhan, bayangkan saja Nabi Nuh ia membuat sebuah kapal yang besar tetapi dibuatnya di gunung jauh dari laut, apa yang terlintas dalam pemikiranmu? pasti diejek, ditertawakan bahkan dianggap orang yang tidak waras, tetapi Nuh tetap percaya kepada Tuhan, bahwa Tuhan tidak perna mengingkari janji-Nya, Tuhan akan menepati janji-janji-Nya dan janji-Nya akan terlaksana. Perlu diketahui bahwa selagi saudara atau saudari masih hidup pasti ada tantangan, permasalahan, persoalan, yang akan mengiringgi langka hidup saudara dan saya, tetapi mata kita jangan tertuju kepada persoalan atau masalah itu, tetapi pandanglah dengan saksama kepada Tuhan Yesus Kristus,  Tuhan Yesus mampu memberikan jalan keluar yang terbaik, jangan mata kita tertuju kepada masalah itu akan menjadi batu loncatan untuk membangkitkan iman percaya kita kepada Tuhan.

Peranan bapak dalam Rumah tangga

            Peranan bapak dalam rumah tangga sangat penting, dan sangat menentukan keberhasilan keluarganya, ketika seorang bapak tidak berperan dengan benar dalam rumah tangganya, keluarga tersebut akan memiliki masalah dan hal itu akan mengakibatkan penyesalan yang akan membekas dalam hati setiap bapak-bapak, namun sebaliknya ketika seorang bapak berperan dengan benar keluarga tersebut dapat berhasil dibangun dan dapat meraih kebahagian seperti yang didambakan

           Dalam keluarga ada peran dan tanggung jawab setiap orang, jadi kita harus menyadari bahwa kita memiliki tanggung jawab dalam keluarga. sebagai Bapak, Ayah, Dedi atau apapun sebutannya mempunyai tanggung jawab sebagai kepala rumah tangga yang bertanggung jawab.

 

Peranan apa saja yang Alkitab yang harus dilakukan oleh seorang bapak sebagai kepala keluarga

  1. Seorang bapak mengasihi keluarganya dengan kasih sejatih
  2. Peranan seorang bapak adalah sebagai sumber dalam segala hal              visi,krakter, suasana dan kebahagian
  3. Seorang bapak harus menjadi pahlawan bagi Istri dan anak-anaknya
  4. Seorang bapak adalah pelatih, pendidik, pengajar, yang bukan hanya       memberikan ajaran dan petunjuk tetapi juga melakukan dalam hidupnya
  5. Seorang bapak juga seorang mentor bagi istri dan anak-anaknya
  6. Seorang bapak juga harus menjadi pendoa, seorang imam dalam keluarganya
Tuahan Yesus Memberkati Anak-anak

JANGAN MENGHALANG-HALANGI ANAK-ANAK ITU DATANG KEPADA TUHAN YESUS KRISTUS

Peranan orang tua dan orang dewasa sangat penting dalam mendidik, mengarahkan dan memberitahukan kepada anak-anak ke jalan yang benar, menceritakan tentang kebesaran dan kedaulatan Tuhan Yesus Kristus, karena Tuhan Allah yang menciptakan bumi dan segala Ininya

Anak-anak memiliki kerinduan yang sangat tinggi, untuk mengetahui apa yang terjadi di sekeliling mereka, rasa ingin tahu sangat tinggi, oleh karena itu pada waktu ada kerumunan orang banyak itu, mereka ingin mengetahui apa yang sedang terjadi

jangan sedikitpun terlintas dalam pikiran untuk menghalang-halangi anak-anak itu datang kepada Tuhan, perlu diketahui dari usia anak-anak inilah terbentuk dasar penggenalan akan Tuhan dan itu akan terbentuk pondasi yang kuat dalam pengenalan akan Tuhan Yesus Kristus

 Anak-anak menpunyai perasaan yang sangat lembut jangan perna dikasari, karena saat engkau kasari mereka itu akan terbentuk dan menjadi suatu pola dalam pikiran mereka, karena itu sebagaiknya mereka tidak boleh dimarahin apa lagi di bentak, anak akan mengalami trauma,  tetapi seharusnya memberitahu dengan sebaik-baiknya

 Anak- anak sangat membutuhkan sentuhan dari orang tua, bawah mereka datang kepada Tuhan, karena dengan pertolongan Tuhan mereka akan bertumbuh dan berkembang dengan baik, jangan menghalang-halangi  mereka untuk datang kepada Tuhan, justru sebagai orang tua, perlu diarahkan agar mereka terbiasa datang kepada Tuhan.

berserahlah dengan sungguh-sungguh  kepada-Nya, apapun tangangan kehidupan yang engkau alami akhir-akhir ini, yang sangat menekan kehidupanmu, beritahukanlah, ceritakanlah  kepada Tuhan Yesus Kristus, sebab Ia sanggup melepaskannya, tidak ada persoalan yang tidak dapat diselesaikan.

 

Jadikanlah penghalang –penghalang itu menjadi batu lonjatan, untuk menemukan kehidupan yang lebih baik, tetap berserah kepada Tuhan dan tetap andalkan Tuhan, harus memiliki pikiran yang positif bahwa kejadian yang terjadi disekeliling kita, itu semata-mata untuk mendewasakan kehidupan kita, “Besi menajamkan besi, manusia menajamkan sesamanya” Amsal 27:17

Peranan orang tua sangan penting dalam mendidik anak-anak agar mereka bisa mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk

penggetahuan akan Tuhan sangat terbatas, oleh karena itu peran orang tua sangat penting, mengarahkan, membimbing dan memberitahukan kepada mereka bahwa ada seorang peribadi yang datang ke Dunia untuk menghapus dosa manusia

Perlu diketahui oleh setiap orang tua, anak-anak dibawah ke gereja untuk diserahkan kepada Tuhan, biasanya di sebut penyerahan anak, dalam Alkitan menyatakan, pada waktu itu Tuhan Yesus dibawa ke bait Allah ” Lalu Simeon memberkati mereka dan berkata kepada Maria, ibu Anak itu: “Sesungguhnya Anak ini ditentukan untuk menjatuhkan atau membangkitkan banyak orang di Israel dan untuk menjadi suatu tanda yang menimbulkan perbantahan” lukas 2:34

Serahkanlah anak-anakmu kepada Tuhan, biarlah Tuhan yang memelihara hidup mereka, sebagai orang tua ingat mereka hanya titipan dari Tuhan, karena itu mintalah kepada Tuhan agar kehidupan mereka ke depan sesuai dengan kehendak Tuhan

Dalam melakukan pelayanan dari Kota ke kota, dari Desa ke desa, tetapi Tuhan Yesuspun menyempatkan waktu untuk memberkati anak-anak yang masih kecil, karena mereka juga adalah  keturunan  Abraham.

Dalam Aklitab Injil Matius 19:13-15, Tuhan Yesus Memberkati Anak-anak, Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya ia meletakan tangan-Nya atas mereka dan mendoakan mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu. Tetapi Yesus berkata:  “Biarkanlah anak-anak itu, janganlah mengahalag-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang orang seperti itulah yang empunya kerajaan sorga.” Lalu Ia meletakan tangan-Nya atas mereka dan kemudian Ia berangkat dari situ.

Setiap orang tua sangat merindukan jika anaknya dibawah kepada Tuhan, karena orang tua merasa bahwa mereka terbatas, oleh sebab itu ia membutuhkan tangan Tuhan untuk memberkati dan segaligus mendoakan anak-anak itu, agar kehidupan anak-anak kecil ini baik Roh, Jiwa dan tubuh mereka semuanya dalam perlindungan Tuhan Yesus Kristus, ini adalah kerinduan setiap orang tua yang percaya bahwa “ Permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan, dan mengenal yang Mahakudus adalah pengertian. Amsal 9:10